Meja Kerja Editor Bahasa

17 Desember 2014 § Tinggalkan komentar

Aku akan mendeskripsikan ‘wilayah’ bekerjaku. Aku berada di sebuah ruangan yang terdiri dari kubikel-kubikel, kadang lebih terlihat seperti warnet.

Aku duduk di sebuah kursi kerja yang tidak empuk, tapi lumayan lah. Mejanya berwarna hitam dari kayu. Cukup lebar dan panjang. Kemudian ada sebuah layar komputer berwarna hitam cukup besar, keyboard, mouse. Di layar komputernya terdapat tiga sticky notes yang tertulis hal-hal untukku sendiri agar tidak lupa, notes-nya warna merah muda seperti warna kesukaanku. Di sebelah kiri tuts keyboard terdapat smartphone dari Cina milikku yang dibelikan Ayah 9 bulan lalu, serta terdapat sebuah headphone warna merah yang kubeli dekat kantor seharga tiga puluh ribu rupiah.

Di sebelah kananku, terdapat buku catatan berwarna ungu dengan corak bunga-bunga –kupakai untuk mencatat apa pun dan ini baru minggu lalu kubeli di sebuah pusat perbelanjaan besar di Jakarta dengan harga kruang dari dua puluh ribu rupiah, pulpen warna merah untukku memerika pekerjaan, botol minum Tupperwear berwarna pink yang diberi oleh kantorku dalam rangka resolusi sehat 2015, sebotol Vaseline petroleum jelly –kubeli dari online shop yang dijual setengah harga dari harga aslinya (bahkan sudah tidak dijual di apotek, entah mengapa!), satu saset kopi bubuk instan, sebuah boks tabung tanpa tutup untuk stationery yang isinya pulpen hitam, pensil 2B, penghapus, gunting, stabilo kuning, spidol merah dan biru, staples, clips, Hansaplast, dan lip balm. Tidak jauh dari sana terdapat tissue dengan boksnya berwarna kuning serta sticky notes berwarna merah muda yang masih kosong, dan buku-buku.

Terdapat tiga tumpuk kertas draft untuk buku yang akan terbit; dua di antaranya sudah kubaca, yaitu sebuah buku remaja dari luar negeri—karena cukup tebal, dibuat menjadi 2 tumpuk. Serta satu draft novel yang akan diterbitkan tahun depan, penulisnya seniorku ketika kuliah (tapi angkatan kami terpaut lebih dari satu dekade) dan aku ditawarkan oleh temanku yang seorang editor untuk membacanya. Di sebelahnya, ada empat buah buku remaja dari luar negeri—buku yang tadi kusunting ialah seri keenam dan sisanya sudah diterbitkan, dua buah kamus besar (yang satu kamus tesaurus dan satunya kamus bahasa Inggris-Indonesia) dan sebuah novel bersampul warna cokelat dan ada gambar daun kering.

Seperti itu detail meja kerjaku. Bagaimana denganmu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Meja Kerja Editor Bahasa at Sementara.

meta

%d blogger menyukai ini: