Hari 8 – Taurean – Kamu adalah

28 April 2014 § Tinggalkan komentar

Ketakutan terbesarku adalah ketika kamu dan aku berselisih paham. Setelah beberapa bulan lalu, baru malam tadi aku menangis hingga tersesak seperti dulu. Aku takut kehilanganmu. Aku takut ditinggalkan. Aku takut dengan akhir yang menyesakkan. Aku takut akan semua itu..

Sayang, aku ingat saat kita berkata bahwa baik kamu ataupun aku telah lelah untuk kembali patah hati, lelah menata hati yang patah tadi, lelah membiasakan diri dengan sosok baru, lelah untuk menjalani hubungan baru. Kita sama-sama ingin mengakhiri pencarian kita, bukan? Kamu melengkapiku.

Mau sehebat apapun amarahmu, amarahku, tidak sampai hati aku memilih untuk berhenti. Tidak sekalipun. Mungkin tadi kita hanya sama-sama saling merindu. Kita tau saling membutuhkan, sayang.

Entah apa jadinya aku. Kamu yang mengulurkan tangan ketika aku hampir terjatuh dalam sebuah jurang. Kamu yang menopang dan memapahku saat aku terluka. Kamu yang menyeka air mataku yang tak berguna. Kamu yang menamparku agar sadar pada sebuah kenyataan. Kamu yang kini selalu menjadi alasan untuk aku mengentaskan semua masalah. Kamu menguatkan aku.

Saat aku menuliskan ini, aku terbayang pada sosok wajahmu, teringat saat kamu memelukku, ingat bagaimana kita tertawa. Kita bahagia, sayang. Maka, apa alasanku untuk menyiakanmu? Bahkan aku selalu meminta pada Tuhan biar kita dapat selalu saling menjaga.

Aku sayang kamu. Teramat sangat.

Untuk Ardy.
Maafin aku.

image

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Hari 8 – Taurean – Kamu adalah at Sementara.

meta

%d blogger menyukai ini: