Mei – Ulang

29 Mei 2012 § Tinggalkan komentar

Bulan masih cantik malam tadi, menguning seperti kemarin.
Malam nanti entah, mungkin sama, mungkin ia malu.
Hari ini aku merasa melakukan pengulangan, beberapa hal beda, sisanya sama.
Seperti sekarang, aku tengah mengenangmu yang berulang datang dan berulang juga pergi.

Bagai tidak ada jera, ketersalingan kau dan aku begitu menjerat.
Tiada henti, meski telah berhenti.
Bagai kereta yang berhenti di setiap stasiun untuk menampung penumpang dan melanjutkan perjalanannya hingga tiba di stasiun akhir.
Sementara aku, adalah penumpang kereta yang tidak memiliki stasiun akhir, entah masih dalam suatu perjalanan atau memang lupa di stasiun mana  harus berhenti, sudah terlewatkah atau belum.

 

29 Mei 2012

Tagged:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Mei – Ulang at Sementara.

meta

%d blogger menyukai ini: