Mei – Teriak

27 Mei 2012 § Tinggalkan komentar

Ringkasan hari ini ialah: aku berteriak tanpa jawaban.

Aku menyesalinya, meneriaki yang tak mendengar.

Bahkan hingga kulelah, berputar ke tempat yang sama dalam waktu yang begitu rapat. Akan kehilanganmu adalah ketakutanku dan tidak menemukanmu dalam pencarian ialah ketakutanku yang selanjutnya.

Hingga aku tak mendapat apapun.

Aku berteriak, dengan lantang. Kemudian suaraku hilang, tidak sadar betapa banyak namamu yang kusebutkan hingga suaraku bosan mengulanginya.

Aku termenung. Menatap kosong yang takberujung, melamunimu – sayup kudengar kembali bunyi yang akrab ditelingaku. Dan menemukanmu kembali, kembali pula nafasku yang tercekat. Jangan terlalu jauh pergi.

27 Mei 2012

Tagged:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Mei – Teriak at Sementara.

meta

%d blogger menyukai ini: