Mei – Bisu

16 Mei 2012 § Tinggalkan komentar


Nanti, aku takkan mengerti mengapa hujan seakan mencoba mengakrabkan dirinya denganku.

Nanti, aku takkan paham alasan dingin ingin bersamaku sepanjang jalan ini.

Nanti, aku takkan bisa tau dengan pasti karena apa gelap menyelimutiku sejak tadi.

Sejak nanti, aku akan membiarkan bisu yang menjawabnya. Membiarkan hujan, dingin, dan gelap yang mengatakan padamu, pada perjalanan yang akan berakhir.

Akhirnya, tanpa pertanyaan dan tanpa luapan perasaan, bisu menjadi jawaban pasti. Kita hanya bergeming.

 

16 Mei 2012

Tagged:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Mei – Bisu at Sementara.

meta

%d blogger menyukai ini: