Mei – Panggil

12 Mei 2012 § Tinggalkan komentar

Satu, hingga suara ramai aku kian terpejam. Memelukmu seeratnya di saat gelap.

Dua, rindu kita mengempaskan panggilan dengan membuatnya remang. Mereka meronta.

Tiga, aku masih merentang padamu hingga jinak kembali bersembunyi di bawah palsu.

Empat, rasanya memisahkan kita yang sedang terbasuh kasih membuat putaran waktu hening.

Lima, bersama menutup mata mengabaikan semua suara, sekali lagi berkhianat dengan damai.

 

12 Mei 2012

Tagged:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Mei – Panggil at Sementara.

meta

%d blogger menyukai ini: