Mei – Manja

5 Mei 2012 § Tinggalkan komentar

Dentang waktu memaksa lelapku memanja.
Setiap siang dan nyanyian bambu.
Setiap senja dan kilauan kemayu.
Setiap malam dan percikan cumbu.
Setiap fajar dan kenangan sayu.

Dentang waktu memaksaku terjaga,
meninggalkan manja tuk tidak melulu luyu.

 

5 Mei 2012

Tagged:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Mei – Manja at Sementara.

meta

%d blogger menyukai ini: