Mei – Mati

3 Mei 2012 § Tinggalkan komentar

Apa yang kemudian kamu ragukan tentang mati?
Ia nyata, ia ada.
Aku hanya melakukannya, kemudian kumati.
Kau hanya mematikannya, setelah kaulakukan.
Sepanjang gelap, terang hanya ada melalui satu pintu di ujung yang terus kau nanti dengan ketus meletup-letup. Mati terus membayangi dengan diam yang bersemayam.

 

3 Mei 2012

Tagged:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Mei – Mati at Sementara.

meta

%d blogger menyukai ini: