Aku Ingin Menjadi Nadia-mu.

19 Februari 2012 § Tinggalkan komentar

Aku ingin menjadi Nadia dalam kisahmu. Yang dilamar sekitar dua tahun telah berlalu. Aku ingin menjadi seorang pendamping, dengan memberi senyumku setiap pagi sebagai sarapan apabila kamu belum mendapat gaji dan uang belanjaku sudah taktersisa.

Aku ingin bertemu denganmu saat kita masih mengenakan seragam, aku asyik bergosip dengan rekanku dan kamu berbincang tentang lelaki dengan teman-temanmu. Aku ingin disapamu dengan “Hey” di setiap jam istirahat habis, dan engkau berlalu begitu saja ketika berpapasan di anak tangga paling bawah sebelum kamu masuk ke kelasmu.

Aku ingin namaku terpampang dengan namamu di sebuah kartu undangan pernikahan dengan tinta emas, tentunya dengan nama lengkap kita yang berisi informasi bahwa akan melangsungkan pernikahan. Setelah nama lengkap kita, ada sebuah tanda kurung buka kemudian berisi nama panggilanku dan ditutup dengan tanda kurung lagi, begitu juga namamu. Tidak perlu kita menyombong dengan gelar sarjana kita, toh tidak dibawa mati.

Aku ingin menjadi Nadia-mu yang merasakan cinta dari sebuah hati tulusmu, menjaganya tanpa curiga dan semua sisi buruk. Menjalani ratusan hari dalam sebuah masa indah yang kita menyebutnya kita muda, melakukan hal-hal konyol dengan dasar cinta dan membuat kejutan mesra untukmu. Biar beberapa kali ada air mata yang mengalir, namun tetap ada kamu yang menyeka. Itulah keutuhan rasa sayang hanya untukmu.

Aku ingin menjadi satu-satunya Nadia yang ada dalam sejarah kehidupanmu, dari sekian banyak Nadia yang kaukenal atau mungin pernah singgah sementara di benakmu. Namun, akulah yang menjadi tujuan dari sebuah permulaan sejak bertahun-tahun kautanyakan. Dan kamu, adalah sosok yang akhirnya datang dengan beberapa kalimat singkat yang selalu aku kenang dengan senyuman.

“Aku menyukaimu. Nadia, maukah kamu menjadi kekasihku?”

“Aku sangat menyayangimu, Nadia.”

dan

“Nadia, aku mau menikahimu. Mau?”

Aku menungu kamu mengucapkan kata-kata itu. Aku ingin menjadi Nadia-mu.

Tagged:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Aku Ingin Menjadi Nadia-mu. at Sementara.

meta

%d blogger menyukai ini: