“Sagara”, Ini Surat Kedua

29 Januari 2012 § 4 Komentar

Kamu kenapa dengan surat yang pertama?

Sekarang jangan risau ya, tidak saya buat tembusan untukmu. Saya selalu heran sama kamu karena setiap kali saya menyebut atau menuliskan nama kamu (sebenarnya bukan nama aslimu) selalu saja selanjutnya kamu menghilang. Persis seperti Sagara dalam karyamu. Apa maksudnya? Saya tidak mengerti.

Kamu adalah orang yang begitu mencintai privasi sehingga tidak mengijinkan orang lain untuk mengintip sedikit tentangmu, begitu? Tapi kamu mau tau sesuatu dengan detail tentang orang lain kan? Mungkin saya salah. Hahaha, saya kira kamu lebih dewasa dari saya, umurmu kan selama dinosaurus dan lagi kamu tau siapa saya. Buat apa menghilang. Minta ditemukan orang lain ya? :p

Jadi, saya tadi sedang memeriksa kembali beberapa postingan blog saya dan menemukan ada nama akun twittermu di salah satunya. Saya klik dan akun pengantarpizza-mu menghilang. Tidak mungkin kamu belum membaca surat yang kemarin, pasti sudah. Saya tau kok. Oh, tenang, saya bukan seorang penguntit linikala, itu terlalu membuang waktu dan tidak berguna untuk saya. Namun semuanya juga berbalik pada kamu sendiri yang menanggapinya bagaimana, bukan hak saya lagi.

Niat baik memang tidak selamanya disambut dengan hal yang baik juga. Maaf jika saya salah. Padahal melaluisuratini mau saya jalin lagi komunikasi kita yang sempat terputus beberapa waktu lalu, melaluisuratsaya yang sekadar sapaan. Eh, tapi selamat loh, alhasil saya jadi punya ide untuk menulissuratlagi, ini yang kedua untukmu dan tidak saya sengaja membuatnya. Selamat banyak menulis dan berkarya, saya tunggu namamu di salah satu jejeran di toko buku.

Nih, ini kutipanmu:

“Aku tersenyum. Aku boleh tahu detail tentang kalian, tapi tidak sebaliknya.” Rum dalam Kopi, page 2.

Benarkan? Sagara, ini surat kedua untukmu (semoga yang terakhir).

🙂

Tagged:

§ 4 Responses to “Sagara”, Ini Surat Kedua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading “Sagara”, Ini Surat Kedua at Sementara.

meta

%d blogger menyukai ini: