Para Penyair Negeri

18 Januari 2012 § Tinggalkan komentar

Aku bukan penggelora seperti Chairil dan sajaknya.
Juga bukan Sapardi yang menghipnotisku dengan kata-kata sederhananya.

Aku tidak seberani Iwan Simatupang yang terlalu jauh menjunjung eksistensialismenya. Apalagi memiliki hati seperempuan Nh. Dini, itu bukan sepenuhnya jati diriku.

Sutardji lewat kata-kata unik ciptaannya itu sangat menggelikan dan buat penasaran. Sama layaknya Jeyhan dengan puisi-puisi mbelingnya. Aku tidak secerdas mereka, jauh sekali.

Kemampuan imajinasiku belum bisa setinggi Budi Darma ataupun Seno Gumira Ajidarma. Setidaknya aku berimaji dengan karya mereka dulu.

Ah, karya.
Aku pengagum karya mereka. Aku penikmat kata dan cerita mereka.
Apresiasiku untuk para penyair negeri seperti mereka sangat tinggi. Aku penikmat kata, aku pecandu karya,
sebut saja aku mawar.

Kau jangan cari tau aku, ini hanya sisi lain dari yang sebenarnya aku.

Tagged: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Para Penyair Negeri at Sementara.

meta

%d blogger menyukai ini: